Fashion & Beauty

Backpacking VS Luxury Traveling with Nadine, Naya and Chintya!


Weekend-an sambil kerja? Why not? Enjoy aja lagi, guys. Contohnya kayak aku yang harus datang liputan ke acara Beauty Fest Asia 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada hari Sabtu, 30 Maret 2019 kemarin. Nggak cuma seru karena banyak banget diskonan make up dan skincare, aku juga dapet banyak banget pengetahuan baru seputar trik make up dan lifestyle hacks. Salah satunya ngobrolin Backpacking VS Luxury Traveling sama Nadine Chandrawinata, Naya Anindita dan Chintya Tengens.

Sebelum terkenal sebagai seorang traveler, ternyata masing-masing dari mereka punya latar belakang yang cukup unik lho soal traveling. Misalnya, Nadine Chandrawinata yang mulai menyukai traveling semenjak diajak roadtrip oleh ayahnya bersama kedua adik kembarnya Mischa dan Marcel Chandrawinata dari Jakarta ke Jember (kampung halaman sang ayah) lalu nyebrang ke Pulau Dewata.

Mirip dengan Nadine, Naya Anindita sang host “Jalan-Jalan Men” ternyata mulai mencintai traveling karena sejak kecil ia tinggal dekat dengan alam, jadi biasanya setiap akhir pekan, sang ayah mengajaknya jalan-jalan ke sungai dan sawah dekat rumahnya di Bandung.
Berbeda dengan Nadine dan Naya, Chintya justru mulai cinta dengan traveling khususnya extreme traveling karena merasa lebih tertantang dan menemukan jiwanya disana.

Nah, seiring berjalannya waktu ternyata kecintaannya kepada traveling justru malah bisa menjadi profesi. Asyik banget ya kalau bisa bekerja sesuai passion kayak mereka!

Ngomongin soal traveling, ternyata ketiga pembicara hari itu punya preferensinya masing-masing lho antara Backpacking dan Luxury Traveling. Nadine Chandrawinata yang hobby diving, ternyata lebih menyukai Backpacking karena lebih santai, namun ia juga tidak menutup diri dari kesempatan traveling dengan tema Luxury, biasanya karena tuntutan pekerjaan.

Naya Anindita yakin untuk memilih Backpacking ketimbang Luxury Traveling, karena menurutnya, banyak kesempatan untuk bertemu orang lokal dan mendapatkan banyak experience yang nggak bisa didapat ketika kalian sedang dalam Luxury Traveling.
Begitu pun dengan Chintya yang lebih memilih Backpacking daripada Luxury Traveling, hal ini tentu saja karena Chintya lebih menyukai trekking dan extreme destination ketika traveling.

Walaupun latar belakang masing-masing traveler ini berbeda, namun mereka memiliki satu pesan yang ingin disampaikan kepada khalayak yaitu jaga selalu kebersihan lingkungan kemanapun kalian bepergian.

Kalau kalian kira-kira #TimBackpacking atau #TimLuxury nih?

Popular Post